//
you're reading...
ARTIKEL

46 Prestasi Nyata Pemerintahan Megawati Selama Hanya 3 Tahun


1. Pada akhirnya kepatutan politik harus dijalankan dan diterima oleh semua pihak ketika Ibu Megawati terpilih secara aklamasi di MPR untuk menjadi Presiden RI yang ke 5.

2. Sejak pertama kali dilantik, pemerintahannya memberikan kondisi yang kondusif untuk membangun kembali ekonomi yang porak-poranda sejak terjadinya krisis, pendarahan, dan koma ekonomi – politik sejak 1998, hingga 2001.

3. Memberikan suasana yang kondusif bagi situasi keamanan dan gonjang-ganjing politik. Hanya seorang mbak Mega yang membuat hangar-bingar politik pada waktu itu mereda. Megawati: ”sudah terlalu banyak orang berbicara”

4. Menstabilkan fundamental ekonomi makro yang porak poranda sejak 1998, meliputi
inflasi, BI rate, Kurs Rupiah, Angka kemiskinan, dan Pertumbuhan Ekonomi.

5. Nilai Kurs Rupiah yang Stabil (Rp. 8500,-/USD) dan stabilnya harga bahan-bahan pokok.

6. Menyehatkan perbankan nasional yang runtuh setelah 1998 yang ditandai dengan dibubarkannya BPPN pada Feb 2004. Saat ini perbankan nasional relatif sehat.

7. Indonesia berhasil keluar dari IMF pada tahun 2003 yang menandakan Indonesia sudah keluar dari krisis 1998 dan Indonesia yang lebih mandiri. Berani menghentikan hutang baru.

8. Kemauan yang kuat untuk menyelesaikan masalah BLBI sejak 1998, dengan keberanian menerbitkan Keppres R & D sehingga masalah berat ini tidak perlu diwariskan ke pemerintahan selanjutnya, 2 (dua) orang pengemplangnya telah dijebloskan ke penjara.

9. Dimulainya pemberantasan KKN dan penegakan hukum dengan menghukum kroni-kroni penguasa yang berpengaruh di masa lalu yang melanggar hukum ke Nusakambangan.

10. Tidak menyeret mantan penguasa ke pengadilan sesuai tuntutan arus reformasi, karena kerusakan memori sehingga pengadilan tidak akan berjalan semestinya, dan demi penghormatan kepada mantan pemimpin negara

11. Keberanian menerbitkan Keppres no 34/2004 tentang penertiban bisnis TNI

12. KPK (Komisi Pemberantasn Korupsi) didirikan pada masa pemerintahan Megawati pada tahun 2003 dan Undang-Undang KPK tahun 2002.

13. Dimulainya pemberantasan kejahatan narkotika secara konsisten. Dibangun dan diresmikannya LP Khusus narkotika di Cipinang. NB: yang terburuk dari penyalahgunaan narkotika dan obat2an psikotropik bukanlah kematian, melainkan kerusakan kejiwaan (mental), jasmani, dan sosial penggunanya.

14. Tidak membiarkan pemerintahannya terkooptasi oleh konflik kepentingan konglomerat atau pengusaha bermasalah sehingga tidak terjadi State Capture Corruption. Dan tidak terkurung NeoLiberalisme.

15. Berhasil menghasilkan 45 milyar USD dari penjualan LNG Tangguh ke China, Korea, Meksiko untuk selama 20 tahun ke depan, pada saat ekonomi negara bangkrut bagaikan pengemis yang tak dilirik sama sekali. Harga kontrak dapat dievaluasi setiap 4 tahun. Negara tidak merugi sepeserpun.

16. Menyehatkan BUMN. Tidak terjadi ledakan privatisasi BUMN untuk menghentikan pendarahan perusahaan BUMN dan kebangkrutan ekonomi, dan tidak menjadikannya sebagai sebuah program.

17. Harga BBM yang stabil tidak naik dan tidak berubah berkali-kali, tidak terjadi kelangkaan pasokan minyak, dan melakukan operasi pasar yang efektif untuk menstabilkan harga bahan pokok,dan tidak terjerumus menilai rakyat kecil dengan membagi-bagikan uang.

18. Mulai membangun sistem ekonomi kerakyatan. Mulai membangun infrastruktur di daerah tertinggal.

19. Menekan defisit anggaran dalam APBN setiap tahun sehingga penghematan yang dilakukan dapat digunakan untuk biaya pendidikan, bebas SPP untuk SD sampai SLTP, Beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa yang berprestasi, dan bebas biaya pengobatan untuk puskesmas di pinggiran. Tidak terjerumus dengan kata ‘gratis’

20. Berhasil menghasilkan Devisa negara hanya dalam dua tahun mengimbangi perolehan devisa 25 tahun dalam pemerintahan sebelumnya.

21. Berhasil menarik Pajak yang jumlahnya sama dengan pajak sembilan tahun dan menghentikan hutang baru.

22. Membeli pesawat tempur Sukhoi & heli Mi-35 dari Rusia tanpa memberatkan APBN dan gembar-gembor, menjaga citra kemandirian Indonesia dari kooptasi AS

23. Politik luar negeri yang lebih bebas dan aktif diantaranya dengan mengutuk agresi militer AS dan menolak permintaan AS untuk menyerahkan tahanan dari Indonesia

24. Didirikannya Akademi Intelijen yang pertama di Indonesia

25. Keberhasilan mengungkap dan menangkap para pelaku terorisme termasuk pelaku bom bali I (satu), berhasil mengungkap jaringannya, sehingga teror pada tahun berikutnya menjadi berkurang. Kapolri : Dai Bachtiar. NB : Bom Bali II tidak meledak pada masa pemerintahan Megawati

26. Memulai dan melakukan pembangunan infrastruktur yang vital setelah pembangunan berhenti sejak 1998. Diantaranya Tol Cipularang (Cikampek-Bandung) sekaligus dalam rangka peringatan KAA, Jembatan Surabaya Madura (Suramadu), Tol Cikunir, Rel ganda kereta api. Dimulainya membenahi sistem transportasi dengan Busway.

27. Bergairahnya kembali ekonomi dirasakan oleh masyarakat, antara lain dengan stabilnya harga bahan pokok, menjamurnya bisnis pulsa handphone, mobil “murah” Avanza, Xenia, pembangunan, dll.

28. Pemerataan pembangunan dengan membentuk propinsi baru berdasarkan kebutuhan yaitu Kepulauan Riau dan Bangka Belitung, Sulawesi Barat, dan Papua Barat

29. Mengembalikan proporsi pendapatan Arun sebagian besar kepada rakyat Aceh dgn status daerah Otonomi Khusus dan menangkap petinngi GAM dan anggota GAM yang bersenjata dan yang sering melakukan pembakaran dan penarikan pajak tidak sah, dengan melibatkan wartawan dan jurnalis untuk pengecekan pelanggaran HAM. Berhasil membebaskan turis yang disandera GAM. Sepertinya ibu Megawati sudah lama memikirkan Aceh, dan pidato Ibu Presiden Cut Nyak Megawati di Aceh menggelegar di siang bolong membangunkan dan memberikan harapan bagi rakyat Aceh.

30. Dimulainya diplomasi-diplomasi internasional dan perjanjian damai RI-GAM (sebelum terjadi tsunami), juga melalui perjanjian Helsinski dengan prakarsa Pak Jusuf Kalla (Menkokesra)

31. Pada waktu setelah terjadi tsunami, Ibu Megawatilah yang pertama kali mengomentari bahwa jatuhnya banyak korban adalah andil kesalahan BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika) , demikian juga sewaktu bom Bali I, ibu Megawatilah yang pertama kali mengatakan untuk kita mewaspadai lingkungan.

32. Tidak ada satupun pihak luar negeri yang mengkritik dan mengingkari keberhasilan ekonomi dan hukum pemerintahan Ibu Megawati yang telah mengangkat Indonesia berdiri kembali dari lumpur keruntuhan, juga terorisme. Hujatan justru datang dari anak bangsa sendiri.

33. Bergairahnya ekonomi ditandai dengan IHSG yang langsung melejit ke level tertingginya sejak 1998, hanya 5 (lima) menit setelah Presiden Megawati mengunjungi Bursa Efek Jakarta dan menyampaikan pidato singkatnya pada awal perdagangan 2004.

34. Paling Banyak Undang-Undang yang telah disahkan (sekitar 40 UU dan 20 Keppres) dalam waktu 3 tahun untuk memberikan kondisi kondusif bagi legislatif menjalankan fungsinya.

35. Ibu Megawati tidak pernah ingin mengorbankan masa depan rakyat, waktu, dan anggaran, demi suatu opini pribadi atau ambisi sebagai seorang Presiden.

36. Kepemimpinan Ibu Megawati dinilai berhasil dalam waktu singkat 3 tahun, dengan tim Kabinet “pelangi” yang Baik dan Efektif, yang sering disebut “the Dream Team”, Tidak ada resuffle kabinet.

37. Berani memilih calon Wapres yang religius (dari kalangan NU) dan dapat dipercaya namun kurang popular pada Pemilu 2004, demi sebuah prinsip dan keinginan konsolidasi sesama anak-anak bangsa.

38. Mengembalikan hak pilih kepada rakyat melalui Pemilu 2004 yang tercatat dalam sejarah demokrasi, rapi, bersemangat, terpuji. Manuver-manuver elite politik dan perbedaan pendapat akan tetap terjadi menjelang Pemilu, tetapi bedanya kini suara terbanyak rakyatlah yang menentukannya.

39. Presiden Megawati mendapat gelar Doktor Kehormatan dari Waseda University Japan atas sikap konsisten yang taat hukum, pemberantasan KKN, dan perannya membangun nilai demokrasi. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan pidatonya berjudul ‘keadilan sebagai dasar untuk membangun dunia baru’.

40. Mendapat gelar Alumni Kehormatan dari Lemhanas dan berhak memakai atribut Lemhanas, sewaktu menjadi Wapres, atas pengabdiannya kepada lembaga ketahanan nasional.

41. Mendapat gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Kementrian Luar Negeri Rusia, MGIMO. Gelar itu diberikan atas kontribusinya dalam membangun mutual understanding antara rakyat dan interaksi antar peradaban. Sesuai dengan tradisi, Ibu Megawati menerima gelar itu dalam jubah khusus profesor.

42. Penghargaan sebagai Top 8 most powerful women in the world dan artikel majalah Time sebagai the princess who settled for the precidency.

43. Tidak pernah menggunakan cara-cara rezim yang mengandalkan propaganda di belakang layar, atau gerakan dari bawah tanah, atau dari udara untuk mencapai kekuasaan. Megawati : “Partai adalah sebuah alat perjuangan”

44. Mendirikan Yayasan Kebun Raya Indonesia untuk melestarikan kebun-kebun raya yang ada di Indonesia sewaktu menjadi Wapres. Kebetulan kegemaran ibu Megawati adalah menanam tanaman. Hali ini sangat baik jika dihubungkan dengan pertanian dan isu pemanasan global.

45. Ibu Megawati selalu bersikap konstitusional dan nasionalis. Megawati : “tidak ada negara yang dapat berdiri tegak tanpa konstitusi” Bahkan ketika tidak hadir dalam pelantikan presiden penggantinya bukan dengan alasan “karena sikapnya itu atau ini” tetapi dengan alasan “tidak ada konstitusi yang mengharuskan presiden sebelumnya harus hadir dalam pelantikan” dan beliau sudah mengucapkan selamat secara “konstitusional” melalui pidatonya. Ia juga tidak dapat meneruskan kuliahnya karena keputusannya sendiri, ketika saat itu beliau diharuskan pindah dari organisasi Partai Nasional Indonesia yang dipecah jika ingin melanjutkan kuliah.

46. Ketokohannya telah diakui, sebagai pemimpin kharismatik dengan politik nasionalis yang berestetika, politik yang berhati-hati bicara di depan wartawan tapi tak terbendung, politik yang santun tapi selalu dikeroyok, Beliau juga tetap seorang ibu yang menginginkan suatu saat nanti akan ada lagi wanita yang sanggup dan mampu memimpin. Ibu Megawati juga selalu prihatin akan karakter nasional yang telah rusak dan gagalnya “transfer of knowledge” dalam sistem pendidikan bagi generasi muda.

About TokiMachi

Menjadi orang yang berguna bagi orang lain itu adalah prinsip hidup saya, melalui Coretan Puena Ini mudah-Mudahan apa yang ada pada diri saya dapat saya transformasikan dan mudah-mudahan berguna bagi mereka.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s